Nadya Arina merasa terluka dan tak habis pikir ketika di rinya di hujat oleh netizen karena memerankan karakter wanita berhijab tanpa menutup aurat sepenuhnya. Bagi Nadya, peran tersebut hanyalah pekerjaan profesional sebagai seorang aktris yang tidak boleh di samakan dengan kehidupan nyata. Namun sayangnya, beberapa orang justru mengaitkan karakter fiksional itu langsung pada di rinya sebagai individu. Dalam realitas kehidupannya, Nadya adalah seorang wanita beriman yang menjalani aturan agama dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Netizen seharusnya bisa memahami bahwa dunia hiburan tidak selalu mencerminkan nilai-nilai personal seseorang, dan mengkritisi seseorang atas perannya hanya akan menimbulkan kesalahpahaman dan menyakitkan hati mereka secara tidak adil. Semoga kedepannya lebih banyak toleransi dan pengertian dari masyarakat dalam menyikapi seni pertunjukan sebagai wujud apresiasi tanpa harus mengekang hak individual seseorang untuk berkarya secara kreatif. https://levels-lounge.com/